Sesak. Malam penuh sunyi, penuh suara keheningan. Hanya bayangmu yang ramai, sibuk lalu lalang di entah yang mereka bilang angan.
Kadang aku berpikir..
Tentang kamu, tentang aku, tentang angan, tentang dunia aku-kamu. Bukan kita.
Aku. Menari-nari perih dengan kaki tak beralas.
Kamu. Melayang-layang pecah melanggar rambu tak tergapai.
Angan. Menempuh jalan gurun yang tak terarah tak berselimut.
Dunia aku-kamu. Berdendang sumbang menyanyikan lagu riuh rendah. Menatap jam pada cermin, itu dunia kita.
Damai. Untuk sejenak merasa begitu sejak pejaman mata menjadi sebuah cerita. Dongeng dengan ciuman dan pelukan kebahagiaan. Hanya sampai disini, berujung. Bahkan dongeng pun punya akhir.
Apa hanya di anganku bahagia itu berwujud?
-in my room, while thinking about us -- especially you-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar