Daaaarrr …!
Bola basket kesayangan Galih meledak tertindas truk.
Galih hanya bisa terpaku melihat bola basketnya meledak tertindas truk di depan
matanya tanpa dapat dihentikan. Seketika itu juga, Galih turun dari motornya
dan langsung menghampiri gadis yang menabraknya tadi.
“Heh! Kamu punya mata ga sih?”, makinya kepada gadis itu.
“Punya. Nih …”, jawab gadis itu sambil menunjuk pada
kedua matanya. Galih sejenak kagum dengan keberanian gadis itu kepada dirinya.
“Ya kalo punya dipakek dong ! Tuh liat akibatnya!
Gara-gara kamu bola basket kesayanganku meledak!”, maki Galih lagi setelah
sadar ia tidak boleh kagum sama gadis itu, karena gadis itu yang menyebabkan
bola basketnya tertabrak truk dan meledak.
